KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah swt yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul “ Fungsi Dan Peranan Sumber Daya Alam Dk. Tembongrea Dalam Pembangunan Nasional ”.Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas
mata Pelajaran IPS
Makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya dan
guru pada khususnya. Setiap saran, kritik, dan komentar sangat penulis
harapkan untuk meningkatkan kualitas makalah semacam ini di masa mendatang.
Losari,
………………. 2015
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
I.
Latar Belakang
Pembangunan suatu bangsa
memerlukan aspek pokok yang disebut dengan sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui maupun sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Kedua sumber daya ini sangat
penting dalam menentukan keberhasilan suatu pembangunan. Sejarah menunjukkan
masyarakat bisa mencapai kemakmuran karena berhasil memamfaatkan sumber daya
yang dimiliki.
Pada dasarnya sumber daya alam
merupakan asset yang dimiliki suatu Negara yang meliputi tanah dan
kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim atau cuaca, hasil hutan,
tambang dan hasil laut yang sangat mempengaruhi pertumbuhan industri
suatu daerah atau desa, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.
Dengan adanya sumber daya alam
yang melimpah dan berpotensi tinggi sangat mendukung pembangunan ekonomi suatu Daerah. Pembangunan ekonomi adalah usaha – usaha untuk meningkatkan taraf hidup
suatu bangsa yang sering kali diukur dengan tinggi rendahnya pendapatan riel
perkapita.
II. Rumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang
diatas maka penulis mencoba membuat identifikasi permasalahan tentang sumber
daya alam dan pembangunan ekonomi dengan sebagai berikut:
1.
Apakah yang dimaksud dengan
Sumber Daya Alam?
2. Apakah yang dimaksud dengan Pembangunan Pertanian dan Pembanguan Ekonomi
?
3. Bagaimana Peranan Sumber Daya Alam dalam Pembangunan ?
III.
Tujuan
Dalam penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar
peranan Sumber Daya Alam terhadap Pembangunan
Nasional.
BAB
II
FUNGSI
DAN PERANANSUMBER DAYA ALAM DUKUH TEMBONGREA
DALAM
PEMBANGUNAN NASIONAL
A.
Peta
Desa Bojongsari
Bojongsari merupakan salah satu desa
yang terkenal dengan kekayaan alam salah satunya pertanian, perkebunan,
peternakan dan tambang pasir, Desa Bojongsari juga merupakan desa yang memiliki
wilayah paling luas dengan jumlah penduduk 6832 jiwa paling banyak diantara
desa lainnya yang ada di Kecamatan Losari.

B.
Peranan Sumber Daya Alam Dk. Tembongrea Desa Bojongsari Dalam Pembangunan
Sumber daya alam yang merupakan anugerah yang perlu disyukuri, oleh Karena Dk. Tembongrea Desa Bojongsari memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan
lengkap. Sumber daya alam seperti lahan pertanian dengan segala isinya, peternakan, karena letaknya yang strategi Dk
Tembongrea menjadi pusat perekonomian di Desa Bojongsari, untuk itu sewajarnya digunakan untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakatnya
diantaranya :
a.
Pertanian
Sumber daya alam memiliki
peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk memudahkan pengkajiannya,
pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu Sumber Daya Alam
Tanah termasuk salah satu sumber daya alam hayati yang penting untuk
menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis
makhluk hidup. Pengelolaan sumber daya ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya
pertambahan penduduk.
Perkembangan sub sector pertanian tanaman
pangan di Dk. Tembongrea Berdasarkan data yang diperoleh komoditi yang dominan
dikembangankan meliputi : padi sawah, jagung, singkong, kedelai kacang hijau
serta tanaman holtikultura.
b. Ternak sapi Potong
Usaha
budidaya penggemukan sapi potong dengan produk utama sapi siap potong memiliki
prospek atau peluang usaha yang tinggi. Usaha tersebut dapat diarahkan sebagai
unit bisnis secara berkelompok yang mampu meningkatkan pendapatan dan
memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Usaha
budidaya penggemukan sapi potong dilakukan dengan skala usaha 40 ekor sapi dan
dilaksanakan oleh kelompok peternak dengan jumlah anggota 10 orang. Secara
teknis budidaya, model seperti ini layak secara teknis dan finansial serta
layak diberikan pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan maupun non bank
untuk memberikan bantuan modal usaha, terutama untuk pembiayaan investasi
maupun modal kerja.
Kendala
yang sering dijumpai pada usaha budidaya penggemukan sapi potong yaitu
ketersediaan pakan. Walaupun secara potensial tersedia jumlah pakan dalam
bentuk limbah pertanian, tetapi hal ini membutuhkan waktu dan tenaga kerja
untuk mengumpulkannya,
Secara
umum, faktor kritis yang dihadapi dalam usaha budidaya penggemukan sapi potong,
yaitu keterbatasan waktu dan tenaga kerja untuk mengumpulkan pakan yang berasal
dari limbah pertanian, sehingga kelompok tani perlu
mengadakan/memproduksi/mengelola unit bisnis pakan untuk membantu pengadaan
pakan bagi peternak setempat. Jika unit pakan berfungsi maka para peternak akan
mampu meningkatkan skala usahanya.
c. Ternak
Ayam Potong
Ayam Potong atau dikenal juga dengan
ayam pedaging merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa
ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging
ayam. Singkatnya waktu yang dibutuhkan dan keuntungan yang diperoleh dari
produksi ayam broiler siap potong menimbulkan adanya peternak baru serta
peternak musiman yang bermunculan di Dk. Tembongrea. Hal tersebut juga didukung
dengan kebutuhan masyarakat Dk. Tembongrea dan sekitarnya akan daging yang
belum terpenuhi. Oleh karena itu, sampai saat ini usaha budidaya perunggasan
berkembang pesat.
Daging merupakan makanan yang kaya
akan sumber protein. Ponds (2005) menyatakan bahwa protein adalah konstituen
organik esensial dari organisme dan merupakan kelas pada bahan pakan dan paling
banyak terdapat dalam jaringan otot hewan. Manusia membutuhkan konsumsi
protein, karena protein memegang peranan penting dalam berbagai proses biologi
dalam tubuh. Peran protein antara lain sebagai katalisis enzimatik,
transformasi dan penyimpanan, koordinasi gerak, penunjang mekanis, proteksi
imun, membangkitkan dan menghantarkan impuls syaraf, dan pengaturan
pertumbuhan.
Jumlah kebutuhan daging yang sangat
potensial akan memberikan peluang bagi peternak-peternak di Dk, Tembongrea
untuk berusaha membudidayakan ternak. Ternak ayam potong merupakan ternak yang dapat dijadikan pilihan
utama untuk dibudidayakan mengingat harganya terjangkau oleh masyarakat.
C. Prinsip Optimal dan lestari
Pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia,
dikelola oleh beberapa pihak, baik dari pihak Pemerintah maupun Swasta. Kedua
pihak saling mendukung satu sama lain dalam membuat regulasi (peraturan) SDA,
menjadi operator pengelolaan SDA, dan saling mengontrol dalam pengelolaan SDA.
Pemanfaatan SDA, harus mengutamakan dua prinsip, yaitu optimal dan lestari. Hal
ini disebabkan karena sumber daya alam yang tersedia saat ini tidak hanya
diperuntukkan untuk generasi ini saja, tetapi juga akan digunakan untuk generasi
yang akan datang. Sekarang mari kita pelajari lebih lanjut tentang
prinsip-prinsip dalam pengelolaan sumber daya alam dan sistem kelembagaan yang
ada dalam pemanfaatan SDA.
a.
Prinsip Optimal Pengelolaan Sumber Daya Alam
UUD 1945 pasal 33 ayat 3, menyatakan bahwa:
Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara
dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Berdasarkan ayat
tersebut, optimalisasi dari pengelolaan sumber daya alam mutlak harus
dilakukan.
Optimalisasi sumber daya alam dapat berupa pemanfaatan sumber daya alam dengan cara mengambil kekayaan alam secara menyeluruh dengan memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko kerugian, demi kepentingan negara dan rakyat, tetapi tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam tersebut dikemudian hari. Optimalisasi pengambilan sumber daya alam ini, tidak serta merta mengizinkan untuk mengambil seluruh kekayaan alam tanpa batas dan tanpa perencanaan yang matang, melainkan dilakukan secara arif dan bijaksana, dengan menerapkan asas pembangunan berkelanjutan.
Optimalisasi sumber daya alam dapat berupa pemanfaatan sumber daya alam dengan cara mengambil kekayaan alam secara menyeluruh dengan memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko kerugian, demi kepentingan negara dan rakyat, tetapi tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam tersebut dikemudian hari. Optimalisasi pengambilan sumber daya alam ini, tidak serta merta mengizinkan untuk mengambil seluruh kekayaan alam tanpa batas dan tanpa perencanaan yang matang, melainkan dilakukan secara arif dan bijaksana, dengan menerapkan asas pembangunan berkelanjutan.
b.
Prinsip Lestari Pengelolaan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dimanfaatkan
sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, dengan tetap memperhatikan
kelestarian fungsi lingkungan hidup. Lestari yang dimaksud disini adalah upaya
pengelolaan sumber daya alam beserta ekosistemnya dengan tujuan mempertahankan
sifat dan bentuknya. Jadi, prinsip lestari adalah segala daya upaya yang
dilakukan untuk menjaga sumber daya alam yang ada, tetap ada, baik dilihat dari
sifatnya maupun dari bentuknya.
Dengan demikian, sumber daya alam harus
senantiasa dikelola secara seimbang untuk menjamin keberlanjutan pembangunan
nasional. Penerapan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan diseluruh
sektor dan wilayah, menjadi prasyarat utama untuk diinternalisasikan kedalam
kebijakan dan peraturan perundangan, terutama dalam mendorong investasi
pembangunan jangka menengah. Prinsip-prinsip tersebut, saling bersinergis dan
melengkapi dengan pengembangan tata pemerintahan yang baik berdasarkan pada
asas partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas yang mendorong upaya
perbaikan pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Pembangunan berkelanjutan merupakan
pembangunan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masa kini, tentu saja tanpa
mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi masa mendatang. Artinya, dalam
eksploitasi kekayaan alam yang ada, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat pada masa sekarang, tetapi dilakukan tanpa mengorbankan kebutuhan
generasi mendatang. Dengan demikian, anak cucu kita sebagai generasi yang akan
datang juga dapat merasakan dan menikmati kekayaan alam negara yang saat ini
kita rasakan.
D.
Peran
Kelembagaan
Kelembagaan yang paling optimal di pedesaan adalah Koperasi
yang merupakan organisasi bisnis yang
dimiliki dan dioperasikan oleh beberapa orang untuk kepentingan para
anggotanya. Kegiatan koperasi dilandasi oleh prinsip gerakan ekonomi rakyat
yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Dalam perekonomian Indonesia, peran koperasi dapat
dilihat dari:
- Kedudukannya sebagai pemain utama pada kegiatan ekonomi diberbagai sektor.
- Penyedia lapangan kerja yang terbesar.
- Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
- Pencipta pasar baru dan sumber inovasi.
- Sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.
Pemberdayaan
koperasi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan akan
mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan
ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat
kemiskinan masyarakat, mendinamisasi sektor riil, dan memperbaiki pemerataan
pendapatan masyarakat. Pemberdayaan koperasi juga memiliki tujuan untuk
meningkatkan pencapaian sasaran dibidang: kesehatan, pendidikan, dan indikator
kesejahteraan masyarakat Indonesia lainnya.
Peran koperasi:
- Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi para anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat.
- Berperan serta aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
- Memperkokoh perekonomian rakyat Indonesia sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
- Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan
perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan
dan demokrasi ekonomi.
Manfaat koperasi dibidang
ekonomi:
- Meningkatkan penghasilan para anggotanya. Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh koperasi, dibagikan kembali kepada para anggotanya sesuai dengan jasa dan aktivitas masing-masing anggota.
- Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah.
- Barang dan jasa yang ditawarkan oleh koperasi, lebih murah dari yang ditawarkan di toko-toko. Hal ini bertujuan agar barang dan jasa, mampu dibeli oleh para anggota koperasi yang kurang mampu.
- Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan. Kegiatan koperasi tidak semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi melayani dengan baik keperluan anggotanya.
- Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi. Setiap anggota koperasi memiliki hak menjadi pengurus koperasi dan berhak mengetahui laporan keuangan koperasi.
- Melatih masyarakat yang menjadi anggotanya untuk menggunakan pendapatannya secara lebih efektif, dan membiasakan untuk hidup hemat.
Manfaat koperasi dibidang sosial adalah sebagai berikut
- Mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang damai dan tenteram.
- Mendorong terwujudnya aturan yang lebih manusiawi yang dibangun tidak diatas hubungan-hubungan kebendaan, tetapi diatas rasa kekeluargaan.
- Mendidik para anggotanya untuk memiliki semangat kerjasama dan semangat kekeluargaan.
Peranan koperasi dalam perekonomian nasional,
adalah sebagai berikut:
- Membantu untuk meningkatkan penghasilan dan kemakmuran anggota khususnya, dan masyarakat umumnya.
- Membantu untuk meningkatkan kemampuan usaha, baik perorangan maupun masyarakat.
- Membantu pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan.
- Membantu usaha meningkatkan taraf hidup masyarakat.
- Menyelenggarakan kehidupan ekonomi secara demokratis.
- Membantu pembangunan dan pengembangan potensi ekonomi para anggota khususnya, dan masyarakat umumnya.
- Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
BAB III
PENUTUP
2.1
Kesimpulan
Sumber daya alam ialah suatu
sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alamiah, misalnya tanah sebagai lahan pertanian, Peternakan Sapi dan ternak
ayam yang kesemuanya itu saling
berkaitan satu sama lainya. Pembangunan Pertanian merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Pembangunan Nasional, yang dalam pelaksanaannya perlu adanya
penyempurnaan atau reorientasi demi terwujudnya kemakmuran yang adil dan
beradab.
Dukuh Tembongrea Desa
Bojongsari merupakan penghasil bahan
pangan diantaranya padi, jagung , dan sayur – sayuran seperti terong, timun
kacang panjang , peternakan dan lain
sebagainya. Sumber daya alam di Dukuh Tembongrea sangat melimpah terutama dalam
bidang pertanian dan Peternakan, terutama dalam bidang Budiadaya Ternak yang sekarang menjadi di minati oleh
masyarakat Dukuh Tembongrea , namun belum ada lembaga yang mengembangkan usaha
tersebut.. Namun kepala Desa Bojongsari akan mengembangkan potensi yang ada di
Dukuh Tembongrea untuk menunjang perekonomian masyarakat Desa Bojongsari agar
makmur dan sentosa.
Selain dari Bidang Peternakan juga mempunyai sumber daya alam pertanian
tanaman pangan seperti bercocok tanam Padi, jagung dan palawija yang merupakan
mata pencaharian masyarakat Dukuh Tembongrea
Setiap bulan Desember sampai
januari masyarakat desa karangjunti dan sekitarnya bercocok tanam padi dan akan
panen sekitar bulan maret , dengan alam yang begitu subur membuat masyarakat
desa karangjunti serius akan mengembangkan potensi dalam bidang pertanian. Jika masyarakat ini mengerti akan kekayaan alamnya yang begitu melimpah
bisa diekspor ke luar negeri namun di desa ini belum ada lembaga yang menangani
serius akan kekayaan SDA di Dukuh Tembongrea ini.
Dibidang pertanian pun sama
meskipun hasil panen yang melimpah masyarakat disini belum tahu tentang harga
padi yang sekarang mahal masyarakat ini
hanya menjual kepada pengepul dan tentunya harganya tidak sebanding dengan
tenaga yang bdikeluarkan. Pada dasarnya tidak ada lembaga yang serius mengelola
hasil alam di Desa Bojongsari ini.
Desa Bojongsari merupakan desa yang kaya akan pertanian dan dalam bidang ternak
namun di desa ini belum ada lembaga yang mengelola kekayaan alam yang melimpah
ini menjadi sia – sia karena tidak adanya lembaga yang mengurus hasil kekayaan
alam yang ada di desa Bojongsari
Namun adanya keinginan kuat dari perangkat desa untuk mendirikan lembaga
yang nantinya akan mengelola batu akik karangjunti yang sangat indah dan banyak
di gemari oleh semua kalangan. Untuk mewujudkan keinginan masyarakat demi menunjang
perekonomian warga menjadi baik.
2.2
Saran
Semoga Pemerintahan bisa
memaksimalkan Sumber Daya Alam yang ada dengan membangun potensi dalam bidang
Pembangunan Pertanian dan Pembangunan Ekonomi dan bidang-bidang lainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar